Investasi saham tetap menjadi pilihan utama investasi terbaik untuk pemula. Dengan membeli saham, Anda memiliki bagian kepemilikan dari sebuah perusahaan dan berpotensi mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham serta dividen.
Keuntungan:
Potensi keuntungan tinggi dalam jangka panjang.
Bisa mulai dengan modal kecil (mulai Rp100 ribu).
Banyak platform trading yang user-friendly.
Risiko:
Harga saham bisa turun drastis dalam waktu singkat.
Perlu pemahaman tentang analisis fundamental dan teknikal.
2. Reksadana
Reksadana adalah pilihan investasi terbaik bagi pemula yang tidak ingin repot menganalisis pasar. Anda hanya perlu menyetor dana, lalu manajer investasi akan mengelolanya untuk Anda. Pastikan menggunakan Reksadana Syariah.
Keuntungan:
Dikelola oleh profesional.
Bisa mulai dari Rp10 ribu.
Diversifikasi investasi secara otomatis.
Risiko:
Nilai investasi bisa turun tergantung performa pasar.
Ada biaya pengelolaan yang perlu diperhatikan.
3. Obligasi
Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari bunga (kupon) yang dibayarkan secara berkala. Pastikan memilih Obligasi Syariah, misalnya dari Bank Mega Syariah.
Keuntungan:
Risiko lebih rendah dibanding saham.
Pendapatan pasif dari kupon.
Beberapa obligasi bisa dibeli dengan modal kecil.
Risiko:
Bisa mengalami penurunan nilai jika suku bunga naik.
Tidak sefleksibel saham dalam hal likuiditas.
4. Emas (Investasi Terbaik untuk Pemula yang Paling Mudah)
Emas tetap menjadi instrumen investasi yang stabil dan aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Investasi emas bisa dilakukan secara fisik maupun digital melalui aplikasi seperti Pegadaian Digital dan Byond BSI. Ini sebetulnya tidak seperti investasi, namun lebih kepada mengamankan nilai dari kekayaan kita, terhadap inflasi
Keuntungan:
Harga cenderung naik dalam jangka panjang.
Bisa dijual kapan saja.
Lindung nilai terhadap inflasi.
Risiko:
Butuh tempat penyimpanan jika membeli emas fisik.
Harga bisa berfluktuasi dalam jangka pendek.
5. Properti
Investasi properti seperti rumah, apartemen, atau tanah bisa menjadi sumber passive income melalui penyewaan. Investasi terbaik untuk pemula yang satu ini benar-benar minim resiko, jika didukung dengan modal yang besar, tentunya bukan modal hutang ya sobat.
Keuntungan:
Nilai properti cenderung naik seiring waktu.
Bisa dijadikan sumber pendapatan pasif (sewa bulanan/tahunan).
Risiko:
Butuh modal besar.
Tidak likuid, sulit dijual dalam waktu singkat.
6. Deposito Berjangka
Deposito berjangka adalah investasi yang menawarkan keuntungan dari bunga tetap dalam jangka waktu tertentu. Deposito Syariah dari Bank Muamalat adalah pilihan terbaik.
Keuntungan:
Risiko sangat rendah.
Dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).
Bunga lebih tinggi dibanding tabungan biasa.
Risiko:
Dana tidak bisa ditarik sebelum jatuh tempo.
Inflasi bisa menggerus nilai keuntungan.
7. Crypto (Bitcoin & Altcoin)
Cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum menjadi investasi yang menarik bagi pemula dengan toleransi risiko tinggi. Namun, Kami menyarankan Crypto Deenar yang terjamin halal, dan juga stabil karena dibackup dengan emas
Keuntungan:
Potensi keuntungan besar.
Bisa mulai dengan modal kecil.
Risiko:
Volatilitas tinggi, harga bisa naik turun drastis.
Regulasi pemerintah bisa mempengaruhi nilai aset.
8. Jadi Pemodal Bisnis Teman
Menjadi pemodal bisnis teman sendiri memungkinkan Anda medapatkan share profit atau hasil lebih tinggi dari pada investasi lain, tentunya dengan control yang cermat dari Anda. Pelajari strategi marketing untuk bisnis rumahan. siapa tahu itu membantu
Keuntungan:
Hasil lebih tinggi dari deposito dan obligasi.
Bisa mulai dengan modal kecil.
Risiko:
Risiko rugi jika bisnis tidak profit.
Tidak dijamin oleh LPS atau lembaga tertentu, karena asas kepercayaan teman saja.
9. Franchise
Bisnis waralaba (franchise) adalah investasi yang bisa memberikan keuntungan stabil dengan brand yang sudah dikenal.
Keuntungan:
Model bisnis sudah terbukti sukses.
Dukungan penuh dari pemilik brand.
Risiko:
Butuh modal besar.
Persaingan di pasar yang ketat.
10. Investasi dalam Diri Sendiri
Investasi terbaik adalah meningkatkan keterampilan dan pengetahuan Anda. Bisa dengan mengikuti kursus online, seminar bisnis, atau membaca buku keuangan.